🍽️
Kontroversi Program Makan Gratis
Program flagship yang menuai banyak kritik dari berbagai kalangan.
- Biaya sangat besar: Rp 71 triliun per tahun
- Kekhawatiran sustainability jangka panjang
- Implementasi yang belum jelas dan terstruktur
- Potensi pemborosan anggaran negara
- Infrastruktur pendukung belum memadai
⛽
Kenaikan Harga BBM
Kebijakan yang langsung berdampak pada daya beli masyarakat.
- Pertalite naik 30% menjadi Rp 10.000/liter
- Solar naik 36% menjadi Rp 9.100/liter
- Meningkatkan inflasi dan harga barang
- Memberatkan masyarakat kelas menengah ke bawah
- Timing yang tidak tepat di tengah ekonomi sulit
👔
Kabinet Gemuk "Merah Putih"
Kabinet terbesar dalam sejarah Indonesia yang menuai kritik.
- 109 menteri dan wakil menteri - terbanyak sepanjang sejarah
- Biaya operasional kabinet sangat tinggi
- Dinilai sebagai politik balas budi
- Tidak efisien dan overlapping tugas
- Bertentangan dengan prinsip efisiensi birokrasi
💸
Beban APBN yang Meningkat
Kekhawatiran terhadap keberlanjutan fiskal negara.
- Defisit anggaran yang terus membengkak
- Utang pemerintah mencapai Rp 8.900 triliun
- Program-program populis tanpa sumber pembiayaan jelas
- Beban bunga utang yang terus meningkat
- Risiko krisis fiskal jangka panjang
🏛️
Pelemahan Demokrasi
Kekhawatiran terhadap konsolidasi kekuasaan yang berlebihan.
- Kabinet koalisi raksasa tanpa oposisi kuat
- Revisi UU yang melemahkan checks and balances
- Kontrol berlebihan terhadap lembaga independen
- Pembatasan ruang kritik dan kebebasan pers
- Dinasti politik yang semakin menguat
⚖️
Isu HAM dan Masa Lalu
Catatan hak asasi manusia yang masih menjadi pertanyaan.
- Kasus pelanggaran HAM yang belum tuntas
- Tidak ada pengakuan atau permintaan maaf publik
- Kekhawatiran dari aktivis HAM domestik dan internasional
- Stigma negatif di forum internasional
- Trauma korban yang terabaikan
🎭
Politik Dinasti
Nepotisme dan dinasti politik yang semakin mengkhawatirkan.
- Penempatan keluarga di posisi strategis
- Anak presiden menjadi wakil presiden
- Meritokrasi yang terabaikan
- Oligarki politik yang semakin kuat
- Regenerasi kepemimpinan yang terhambat
🏗️
IKN: Proyek Megah yang Diragukan
Kekhawatiran terhadap kelanjutan proyek ibu kota baru.
- Biaya pembangunan yang sangat besar
- Dampak lingkungan yang belum jelas
- Prioritas yang dipertanyakan di tengah krisis ekonomi
- Ketidakpastian investor dan funding
- Infrastruktur pendukung yang belum memadai
📚
Pendidikan: Slogan tanpa Implementasi
Janji pendidikan yang belum terealisasi dengan baik.
- Program "merdeka belajar" yang membingungkan
- Kesejahteraan guru honorer yang terabaikan
- Infrastruktur sekolah di daerah terpencil masih memprihatinkan
- Kurikulum yang terus berubah tanpa evaluasi matang
- Digitalisasi yang tidak merata
🏥
Krisis Kesehatan yang Terabaikan
Sistem kesehatan yang masih rapuh dan bermasalah.
- BPJS kesehatan defisit kronis
- Antrian panjang dan layanan tidak optimal
- Kesenjangan fasilitas kesehatan kota-desa
- Tenaga medis yang overworked dan underpaid
- Obat dan peralatan medis yang sering kosong
🌾
Petani: Janji Kosong Swasembada
Program pertanian yang tidak menyentuh akar masalah.
- Harga pupuk dan bibit yang terus naik
- Import beras masih tinggi
- Regenerasi petani yang stagnan
- Alih fungsi lahan pertanian yang terus terjadi
- Subsidi yang tidak tepat sasaran
🔨
Buruh dan Pekerja Terabaikan
Kebijakan ketenagakerjaan yang pro-pengusaha.
- UU Cipta Kerja yang merugikan buruh
- Upah minimum yang tidak sepadan dengan inflasi
- PHK massal tanpa jaminan yang memadai
- Sistem outsourcing yang eksploitatif
- Kesehatan dan keselamatan kerja yang minim
🌳
Lingkungan: Retorika vs Realita
Komitmen lingkungan yang tidak konsisten dengan kebijakan.
- Deforestasi yang terus berlanjut
- Izin tambang di hutan lindung
- Polusi udara di kota-kota besar tidak tertangani
- Komitmen emisi karbon yang tidak tercapai
- Energi fosil masih dominan
💼
Pengangguran dan Kemiskinan
Masalah struktural yang belum terselesaikan.
- Tingkat pengangguran terbuka masih tinggi
- Pekerjaan informal tanpa jaminan sosial
- Kesenjangan pendapatan yang melebar
- Program bantuan sosial yang tidak sustainable
- Mobilitas sosial yang terhambat
🏛️
Korupsi: Masih Sistemik
Pemberantasan korupsi yang stagnan dan selektif.
- Kasus korupsi kakap yang lambat ditangani
- Pelemahan KPK melalui revisi UU
- Transparansi anggaran yang minim
- Nepotisme dalam pengadaan barang dan jasa
- Impunitas bagi pejabat tinggi
📱
Sensor dan Pembungkaman Kritik
Pembatasan kebebasan berpendapat yang mengkhawatirkan.
- Pemanggilan aktivis dan jurnalis kritis
- UU ITE yang digunakan untuk membungkam kritik
- Media sosial yang diawasi ketat
- Intimidasi terhadap akademisi dan intelektual
- Narasi tunggal yang dipaksakan